Penghapusan mapel TIK untuk SMP, SMA dan KKPI untuk SMK
Tahun ajaran baru yang biasanya disambut dengan gembira oleh beberapa pihak tahun ini disambut dengan penuh kebingungan, terutama oleh para guru yang sekolahnya menerapkan kurikulum baru 2013.
mulai tahun ajaran 2013/2014 beberapa sekolah yang ditunjuk harus menggunakan kurikulum 2013 dengan penghapusan mata pelajaran TIK/KKPI. dengan dalih bahwa siswa SD saja sudah pintar bermain jejaring sosial seperti Facebook dan twitter dan ketakutan pemerintah karena jika mapel itu masih ada pemerintah harus menyediakan Lab komputer disetiap sekolah adalah sebagian kecil alasan untuk menghilangkan mata pelajaran itu.
Sangat aneh pengahapusan mapel ini karena disaat dunia berlomba memajukan dunia Teknologi Informasinya, kita malah menutup gerbang siswa untuk mempelajari hal ini. kalau dilihat anak-anak dikota besar macam jakarta, bandung , surabaya, mungkin penghapusan mapel ini tidak begitu berdampak pada anak (tetap berdampak pada gurunya) karena mereka sudah terbiasa bermai dengan komputer, walaupun cuma internet dan game online. tetapi apa yang terjadi dengan anak-anak dipelosok desa. yang jangankan internet dan game online, komputer saja mungkin belum pernah melihat bentuknya.
Guru-Guru yang semula mengampu mata pelajaran TIK/KKPI harus beralih mengajar mata pelajaran prakarya, yang tidak sesuai dengan kompetensi, hal ini menjadi sangat aneh karena kurikulum yang diganti oleh kurikulum 2013 adalah kurikulum berbasis kompetensi (KBK). apakah siswa akan kompeten kalau gurunya saja sudah tidak kompeten. memang guru yang akan mengajar kurikulum 2013 di training selama 1 minggu oleh dinas pendidikan, tetapi apakah dalam waktu sesingkat itu para guru akan mampu menyerap kompetensi yang yang baru.
Dengan pelaksanaan kurikulum baru yang tidak serempak di seluruh wilayah , bukankah ini akan menjadi masalah ketika nanti siswa kelas 7 dan kelas 10 disekolah yang menggunakan kurikulum 2013 dan yang tidak menggunakan akan mempunya kemampuan yang berbeda? dengan tidak dihapuskannya ujian nasional, hal ini akan menjadi kesenjangan nasional dibidang pendidikan, padahal baru saja MK memutuskan untuk menghapus sekolah RSBI karena dianggap membuat kesenjangan dibidang pendidikan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
waw halaman yang bagus , artikelnya juga . selain bagus , artikel ini sangat membantu saya . di tunggu postingan berikutnya yaaa.. Terima Kasih
Posting Komentar