Pandu dewanata, rela hidup dineraka asal bisa menikah dengan madrim
pandu dewanata adalah ayah dari kesatria pandawa lima, pandu memiliki dua istri, yaitu kunti talibroto dan dewi madrim.
ketika ingin menikahi dewi madrim, sang dewi meminta pitukon (mas kawin) menaiki lembu andini , yang merupakan lembu milik batara guru, raja para dewa.
pandu segera berangkat ke kahyangan untuk meminjam lembu andini kepada batara guru, dan disetujui batara guru dengan syarat nanti setelah meninggal Pandu harus mau dihukum kedalam Neraka Jahanan, karena menaiki lembu andini tidak diperkenankan bagi manusia.
demi kecintaanya kepada dewi madrim maka pandu bersedia menerima hukuman untuk nanti setelah meninggal selamanya hidup dineraka, asal bisa menikahi dewi madrim.
Saat ini banyak orang yang menggadaikan kehidupan akhirat dengan kehidupan dunia, mereka berlomba membangun gedung bertingkat di neraka disaat beberapa orang berusa mendapatkan sekadar kapling di syurga.
berbagai cara yang ditempuh untuk mendapatkan dunia dengan imbalan gedung bertingkat dineraka, seperti suap agar proyeknya berhasil, menyuap supaya diangkat sebagai PNS, suap suapaya tidak dihukum.
bukannya mereka itu tidak tahu, kalau semua pekerjaan itu dosa, sebagaimana pandu juga tahu bahwa neraka itu kekal dan dunia itu sebentar.
baca selengkapnya....
Penghapusan mapel TIK untuk SMP, SMA dan KKPI untuk SMK
Tahun ajaran baru yang biasanya disambut dengan gembira oleh beberapa pihak tahun ini disambut dengan penuh kebingungan, terutama oleh para guru yang sekolahnya menerapkan kurikulum baru 2013.
mulai tahun ajaran 2013/2014 beberapa sekolah yang ditunjuk harus menggunakan kurikulum 2013 dengan penghapusan mata pelajaran TIK/KKPI. dengan dalih bahwa siswa SD saja sudah pintar bermain jejaring sosial seperti Facebook dan twitter dan ketakutan pemerintah karena jika mapel itu masih ada pemerintah harus menyediakan Lab komputer disetiap sekolah adalah sebagian kecil alasan untuk menghilangkan mata pelajaran itu.
Sangat aneh pengahapusan mapel ini karena disaat dunia berlomba memajukan dunia Teknologi Informasinya, kita malah menutup gerbang siswa untuk mempelajari hal ini. kalau dilihat anak-anak dikota besar macam jakarta, bandung , surabaya, mungkin penghapusan mapel ini tidak begitu berdampak pada anak (tetap berdampak pada gurunya) karena mereka sudah terbiasa bermai dengan komputer, walaupun cuma internet dan game online. tetapi apa yang terjadi dengan anak-anak dipelosok desa. yang jangankan internet dan game online, komputer saja mungkin belum pernah melihat bentuknya.
Guru-Guru yang semula mengampu mata pelajaran TIK/KKPI harus beralih mengajar mata pelajaran prakarya, yang tidak sesuai dengan kompetensi, hal ini menjadi sangat aneh karena kurikulum yang diganti oleh kurikulum 2013 adalah kurikulum berbasis kompetensi (KBK). apakah siswa akan kompeten kalau gurunya saja sudah tidak kompeten. memang guru yang akan mengajar kurikulum 2013 di training selama 1 minggu oleh dinas pendidikan, tetapi apakah dalam waktu sesingkat itu para guru akan mampu menyerap kompetensi yang yang baru.
Dengan pelaksanaan kurikulum baru yang tidak serempak di seluruh wilayah , bukankah ini akan menjadi masalah ketika nanti siswa kelas 7 dan kelas 10 disekolah yang menggunakan kurikulum 2013 dan yang tidak menggunakan akan mempunya kemampuan yang berbeda? dengan tidak dihapuskannya ujian nasional, hal ini akan menjadi kesenjangan nasional dibidang pendidikan, padahal baru saja MK memutuskan untuk menghapus sekolah RSBI karena dianggap membuat kesenjangan dibidang pendidikan.
baca selengkapnya....
ekspedisi merapi
aqil, maxi, rama sedang bersiap untuk mengisi liburan, rencana kali ini adalah untuk mendaki puncak merapi, yang beberapa waktu lalu sempat meletus hebat yang mengakibatkan beberapa desa hancur tak bersisa.
aqil sedang bersiap mengepak barang-barangnya dalam sebuah tas besar, maxi mengecek apakah semua barang - barang yang akan mereka bawa sudah masuk kedalam tas, sedang rama asik mmpersiapkan cameranya.
pagi itu mereka akan mendaki melalui desa selo, yang memang biasa dilalui para pendaki dari utara dan timur, walau tidak seramai kinah rejo yang biasa dilalui dari selatan.
mereka berjalan bertiga melalui jalan setapak, sambil melihat pemandangan yang ada, batu-batu besar sisa erupsi masih tampak di kanan-kiri jalan setapak itu, pohon-pohon yang mengering mulai digantikan dengan pohon-pohon yang baru tumbuh liar dihutan merapi. siang hari mereka akhirnya sampai di ujung akhir desa selo, diatas desa ini sudah tidak akan bertemu dengan desa lagi, mereka memutuskan untuk beristirahat didesa ini, mereka istirahat di sebuah pos jaga di pinggiran desa.
mereka membuka bekal sebuah roti basah yang mereka bawa sambil berbincang-bincang
"mereka mengungsi kemana ketika erupsi ya?" tanya aqil
" ooo...jauh dibawah, mereka mengungsi sampai kantor kabupaten boyolali, ada juga yang sampai kab.klaten" jawab rama sambil mengambil gambar pemandangan petani yang sedang menggarap ladangnya.
"kenapa juga mereka tidak meminta relokasi, ini kan wilayah rawan" kata aqil lagi
"mereka sudah turun temurun disini, meminta mengungsi saat erupsi saja sulit, apalagi dalam keadaan tenang, tentu lebih sulit" jawab rama
saat mereka sedang asik mengobrol, lewat orang tua berambut panjang yang sudah mulai memutih.
"anak-anak ini mau kemana?" kata si kakek
"mau mendaki mbah" jawab aqil
"hati-hati kalau mendaki, jangan bicara sembarangan, jangan membuang kotoran sembarangan, karena mbah petruk sedang punya gawe" pesan si kakek
"mbah petruk itu siapa mbah?"tanya rama penasaran
"penjaga merapi" kata sikakek sambil lalu, kemudian hilang di kelokan jalan.
"kata penduduk sekitar merapi, kalau merapi sedang erupsi itu, artinya mbah petruk sedang punya hajat, begitu" jelas maxi
=======================================================
hari sudah sore ketika mereka memutuskan untuk mulai mendaki, matahri tinggal semburat dan mulai tertutup puncak gunung.
mereka sampai di suatu temapt yang tandus, seperti lapangan tetapi banayk batu-batu besar kecil seolah berserakan.
"qil...kamu dengar suara-suara itu" kata maxi dengan muka pucat.
baca selengkapnya....
Langganan:
Komentar (Atom)
