multimedia SMK

Mbolot Rokok cara lasem

Mbolot rokok, adalah salah satu cara masyarakat rembang menikmati rokok, rokok diberi gambar dengan menggunakan ampas kopi, eh...tapi bukan sembarang ampas kopi bisa digunakan untuk membolot rokok, hanya ampas kopi yang diselep halus, yang disebut sebagai kopi lelet (e seperti pada huruf e awal dalam kata sepeda)
cara membolot rokok tidak semudah yang kita lihat, ada triknya, karena membolot rokok tidak ada rumus tertulisnya, hanya melalui sarana mulut ke mulut, jadi surveinya agak lama, saya membutuhkan 3 tahun untuk menemukan teknik membolot rokok yang baik.
1. pesan kopi anda dengan memilih kopi lelet lasem, jangan kopi bubuk yang lain, apalagi kopi bubuk malang
2. Habiskan air kopi anda, ingat..airnya saja, ampasnya jangan ikut diminum.
3. Campurkan susu kental manis keampas kopi, ini berfungsi sebagai perekat.
4. Tempelkan tisu keatas campura ampas kopi dan susu tersebut, supaya campuran tersebut agak kering.
5. Siapkan rokok anda, dan mulailah membolot.
6. Tunggu hingga kering, sebelum anda menghisap rokok anda.
7. Merokok dapat mengakibatkan, kehamilan dan janin
itu adalah cara membolot rokok yang baik menurut survei yang saya lakukan di warung kopi di wiliyaha lasem baca selengkapnya....

berkah merapi

Sungai yang ada didesa tidak pernah ada airnya, jadi lebih tepat kalau disebut juraang dengan dalam lebih dari 50 meter, didalaam jurang ini terdapat ribuan kubik pasir merapi yang diambil setiap hari oleh para penambang. jadi penambang tradisionla ini mengambil pasri dari dasar jurang kemudian dimasukkan kedalam karung-karung yang kemudian diangkut menggunakan punggung dan kepala mereka menyusuri tebing curam demi sampai keatas dan menaruh pasir dipinggir jalan. terlihat mudah memang, tapi bayangkan naik keatas tebing yang curaam dengan kemiringan 30 derajat dengan membawa beban dikepala atau dipunggung anda, suatu pekerjaan yang amat berat yang hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang sudah tidak kebagian tempat pada pekerjaan yang lain. sedangkan berjalan tanpa membawa beban pun sudah membuat kaki kita bengkak-bengkak. Jurang ini akan semakin dalam dan semakin dalam seiring pengerukan yang dilakukan para penambang pasir ini, tapi sepertinya Tuhan punya perhitungan sendiri, ketika jurang ini sudah terlalu dalam, makan merapi akan meletus hebat, sehingga memuntahkan berjuta kubik pasir yang akan membuat jurang diutara kampung kami menjadi sedemikian dangkal, sehingga anak-anak akan lupa bahwa jurang itu pernal sedalam 50 meter karena sekarang sepeda motorpun dapat melintas tanpa menggunakan jembatan. Para penambang tidak perlu lagi mengangkut pasir dikepala atau dipunggung mereka, yang perlu mereka lakukan adalah membagi daerah kekuasaan, kemudian truk-truk pasir akan berhenti pada daerah mereka, dan mereka tinggal mengisi truk-truk tersebut. baca selengkapnya....

Sabuk Merapi

Lihatlah kawan gunung merapi yang berdiri tegak di tengah pulau jawa itu, walaupun sering memuntahkan lahar panas yang mnegambil ratusan nyawa, tapi kamu tetap menganggapnya sebagai pelindung kehidupan kami, karena tanpa adanya merapi bukan cuma ratusan nyawa akan hilang, tetapi riuan nyawa yang akan melayang, karena tidak akan ada tanah yang subur yang bisa ditanami. gunung itu dulu begitu hijau, mengirimkan embun yang sejuk disetiap paginya, sehingga bajuku sekolah yang tipis kerap kali basah ketika berangkat dipagi hari, kabut pagi beserta angin dingin membuat kami yang tinggal di lereng merapi mempunyai ritual tersendiri, mengelilingi api unggun dipagi hari. yang disebut dengan "gegeni". hutan merapi masih sangat lebat waktu itu, kancil, kelinci, ayam hutan, banyak berkeliaraan, tapi jangan mengejar mereka terlalu kedalam karena mungkin kamu akan berebut mereka dengan harimau loreng, atau ajak atau macan tutul. bermain dihutan merapi adalah kesenangan tersendiri, disana kami bebas memakan buah apa saja, tanpa takut dimarahi pemilik pohon, memakan buah jambu sepenuh perut kami, tidak perlu seperti unyil yang takut dimarahi pak raden. hutan merapi selalu menjadi rumah kami, anak-anak asap merapi. baca selengkapnya....

dilema memasukkan nilai sekolah untuk kriteria kelulusan

dunia pendidikan indonesia dalam beberapa tahun belakangan sangat memprihatinkan. sistem KKM (kriteria ketuntasan minimal) yang digunakan sekolah dan sistim nilai kelulusan yang memperhitungkan nilai sekolah membuat sekolah-sekolah mendongkrak nilai anak dengan membuat KKM setinggi mungkin. supaya nanti ketika anak nilai UNASnya jeblok tetap bisa lulus ketika dijumlahkan dengan ujian sekolah. Rumus untuk kelulusa sekolah adalah (((rata-rata Nilai raport + nilai ujian sekolah)*40%)+ (ujian nasilonal*60%))dibagi 2 dalam rumus ini berarti sekolah memiliki hak 40%, dan dengan celah ini sekolah memanipulasi nilai dengan menaikkan KKM sampai nilai minimal 80 supaya nanti ketika anak nilainya unas sangat rendah sekalipun tetap bisa lulus. KKM sebenarnya dibuat untuk meningkatkan kualitas peserta didik, supaya mereka dapat mencapai nilai minimal untuk kompetensi per mata pelajaran, jika ada anak yang belum mampu mencapai KKM maka anak tersebut harus diremidi sampai mampu mencapai nilai KKM, tetapi ini hanya ditataran teori, karena secara praktik ternyata sekolah-sekolah hanya mengadakan 1(satu)kali remidi, dan jika sudah diremidi 1(satu) nilai anak minimal adalah KKM. Yang terjadi kemudian adalah misalnya KKM suatu mapel 80 maka anak dalam satu sekolah nilai terendahnya adalah 80 untuk mapel tersebut. Bisa dibayangkan dengan nilai sebesar itu (80) adalah nilai minimal? bandingkan dengan tahun-tahun sebelum ada KKM. nilai terendah diraport pun bisa 4 atau 5 yang saat itu dikenal dengan nilai merah. sekarang anda tidak akan menemui nilai semacam itu lagi, karena nilai minimal diraport sudah direkayasa sedemikian rupa, sehingga nilai terendah pasti diatas angka 6. baca selengkapnya....