multimedia SMK

KEARIFAN LOKAL ALA PANITIA SEA GAMES



Bangsa indonesi sebentar lagi akan menggelar kejuaraan olah raga multi event SEA Games, seluruh bangsa pasti ingin kita sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun kejuaraan.
dari sisi penyelenggaraan masyarakat saat ini dibuat ketar-ketir oleh panitia, karena beberapa venue seperti panjat tebing dan lintasan lari belum selesai, dan lanscape serta penataan alat juga belum selesai.
masyarakat indonesia memiliki cerita rakyat yang sesuatu yang besar dan megah bisa dibangun dalam waktu yang sebentar, bahkan satu malam.

di klaten jawa tengah ada candi sewu yang dibangun bandung bondowoso hanya dalam waktu semalam, di jawa barat sangkuriang berhasil membuat danau dan perahunya juga hanya dalam waktu semalam.
menurut menpora banyak venue yang sudah siap, seberti berita didetik.com
"Seluruh venue bangunan fisik di Jakabaring sudah selesai, tinggal landscapenya saja dan penataan alat. Di Jakabaring seluruh gedung-gedung, venue selesai, tinggal penataan landscape dan alat-alat. Semua mudah-mudahan bisa selesai akhir-akhir bulan ini."
"Di Jakarta juga semua sudah selesai venue, termasuk finishing di Cipule. Semua lintasan danaunya sudah bisa dipakai, yang bisa dalam dipakai 3 hari ke depan," papar Andi.
mudah-mudahan panitia SEA Games tidak sesial bandung bondowoso dan sangkuriang yang akhirnya tidak mampu menyelesaikan pekerjaanya, karena seperti dibilang menpora kata-kata tinggal lanscape dan alat-alat sama saja itu belum selesai.
baca selengkapnya....

soempah pemoeda


kami putra dan putri indonesia,
mengaku bertanah air yang satu,
tanah air indonesia
kami putra dan putri indonesia,
mengaku berbangsa satu
bangsa indonesia
kami putra dan putri indonesia,
menjunjung tinggi bahasa persatuan
bahasa indonesia



masih ingat dengan teks sumpah pemuda diatas? jaman sekarang mungkin tinggal sedikit orang ayang masih perduli dengan persatuan dan kesatuan bangsa ini. anak bangsa (minjam ucapan amin rais) sudah tidak peduli sama bangsanya. korusi berlangsung lebih parah. kalau dahulu ada istilah pak harto "ngono yo ngono ning ojo ngono" korup yo korup tapi jangan kebanyakan, begitu kira-kira artinya, tetapi sekarang orang sudah wal-keduwal, mboh sandal mboh bantal kalau kolu(muat dimulut) yo diuntal.

setiap ada peringatan hari besar negara seperti ini, kita diingatkan lagi akan perjuangan kakek dan nenek moyang kita yang sudah dengan susah payah membangun persatuan untuk mengusir penjajah dari bangsa asing. kita saat ini harus bersatu untuk mengusir penjajah dari bangsa kita dan bangsa asing.

peringatan sumpah pemuda harus menjadi momentum untuk bangkit. nasib bangsa ini di masa depan tergantung pada pemuda di masa kini.

tapi masih adakah yang peduli dengan hal-hal semacam ini? masih adakah yang ingat dengan gotong royong, rela berkorban untuk bangsa dan negara?

semoga pemuda saat ini akan menjadi pemimpin yang baik dimasa mendatang, dan gemah ripah loh jinawi bukan hanya kata, tetapi menjadi kenyataan

baca selengkapnya....