Budaya Malu, Masih Adakah?
Indonesia adalah negara yang katanya berbudaya ketimuran. yang salah satunya adalah budaya malu,alias isin. tetapi sayang itu dulu, dulu sekali.
sekarang kalau masih ada budaya malu, mungkin di negara ini sudah tidak ada pejabat lagi, semua rame- rame mengundurkan diri karena merasa tidak pecus bekerja.
Tetapi di negara timur jauh seperti di korea, budaya malu masih dipelihara dengan baik, contohnya adalah menteri ekonomi Choi Joong-kyung mengundurkan diri hanya karena listrik mati,padahal tidak setiap hari korea mati lampu.
atau Naotoshi Nakajima di jepang yang bunuh diri karena merasa bersalah terhadap kecelakaan kereta api di jepang, padahal tidak ada yang meninggal dunia.
di indonesia ketika terjadi kecelakaan kereta yang membunuh banyak nyawa, alih-alih merasa betanggung jawab dan merasa bersalah, menterinya malah sibuk menghindar dan menyalahkan orang lain, dan masih dengan tenang duduk di kursi empuk.
atau tukang listrik negara yang bernama PLN, yang beberapa kali listriknya mati dalam sebulan, direktur PLN dan menterinya masih bisa santai menikmati gaji besar.
budaya malu harus ditumbuhkan lagi ditengah masyarakat kita, mungkin sudah saatnya koruptor yang tertangkap diarak di jalan dan diberi tulisan besar-besar didadanya " KORUPTOR".
menumbuhkan budaya malu bukan hanya tugas guru disekolah,atau hanya dengan memasukkan karakter bangsa yang bernama budipekerti, tetapi tugas seluruh anak bangsa ini.
baca selengkapnya....
Langganan:
Komentar (Atom)
