negara tetangga, yang dulu sering kita sebut adik, sekarang sudah besar, malah lebih kuat dari kita dan sudah berani melawan kita dengan terang-terangan. mereka dengan berani menagkap petugas DKP yang bertugas di wilayah RI dan dijadikan bahan barter dengan pencuri ikan. negara ini didirikan dengan merebut kemerdekaan, bukan dengan pemberian seperti negara tetangga, oleh krena itu negara ini memiliki manusia-manusia yang rela mati demi tanah airnya, pun ketika tanah airnya dianggap inverior oleh negara tetangga.
Bung karno dulu pernah menyatakan ganyang malaysia karena merasa terganggu dengan negara tersebut,jaman soeharto pun negara itu juga tidak berani macam-macam, tetapi sekarang mereka dengan mudah menangkap petugas kita dan anehnya orang No 1 di negeri ini tidak ada komen sedikitpun. padahal ketika ada artis mesum dan dirinya merasa terhina karena inisialnya ditulis di badan kerbau dengan cepat dia berkomentar di stasiun TV. apakah ketika negara ini dilecehkan bapak ini tidak merasa terganggu? apakah ketika kedaulatan negara ini di injak-injak beliau masih mempertahankan sikap kalemnya seolah itu bukan hal penting?
kalau saja bung karno masih memimpin, sudah pasti reaksi keras akan diterima oleh negara tetangga. karena negara ini negara besar, makanya negara ini butuh pemimpin yang besar, bukan hanya badannya tetapi pemikirannya.
mudah-mudahan pemimpin bangsa ini segera sadar bahwa negara ini didirikan dengan darah dan airmata, maka selayaknya kita hormati mereka yang berkorban darah dan air mata itu dengan menjaga kehormatan bangsa ini.
baca selengkapnya....
Langganan:
Komentar (Atom)