berkah merapi
Sungai yang ada didesa tidak pernah ada airnya, jadi lebih tepat kalau disebut juraang dengan dalam lebih dari 50 meter, didalaam jurang ini terdapat ribuan kubik pasir merapi yang diambil setiap hari oleh para penambang. jadi penambang tradisionla ini mengambil pasri dari dasar jurang kemudian dimasukkan kedalam karung-karung yang kemudian diangkut menggunakan punggung dan kepala mereka menyusuri tebing curam demi sampai keatas dan menaruh pasir dipinggir jalan. terlihat mudah memang, tapi bayangkan naik keatas tebing yang curaam dengan kemiringan 30 derajat dengan membawa beban dikepala atau dipunggung anda, suatu pekerjaan yang amat berat yang hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang sudah tidak kebagian tempat pada pekerjaan yang lain. sedangkan berjalan tanpa membawa beban pun sudah membuat kaki kita bengkak-bengkak.
Jurang ini akan semakin dalam dan semakin dalam seiring pengerukan yang dilakukan para penambang pasir ini, tapi sepertinya Tuhan punya perhitungan sendiri, ketika jurang ini sudah terlalu dalam, makan merapi akan meletus hebat, sehingga memuntahkan berjuta kubik pasir yang akan membuat jurang diutara kampung kami menjadi sedemikian dangkal, sehingga anak-anak akan lupa bahwa jurang itu pernal sedalam 50 meter karena sekarang sepeda motorpun dapat melintas tanpa menggunakan jembatan.
Para penambang tidak perlu lagi mengangkut pasir dikepala atau dipunggung mereka, yang perlu mereka lakukan adalah membagi daerah kekuasaan, kemudian truk-truk pasir akan berhenti pada daerah mereka, dan mereka tinggal mengisi truk-truk tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar