Wali Songo, sebagai dewan dakwah yang berhasil mengislmakan tanah jawa sudah berhasil menanamkan nilai-nilai islam ke dalam kehidupan masyarakat jawa di berbagai bidang. sehinga saat ini indonesia merupakan negara berpenganut islam terbesar di dunia. Yang sangat disayangkan adalah cerita kehidupan walisongo di berbagai buku dan literatur banyak diwarnai kisah-kisah mistis, takhayul, dan ajaran mereka banyak yang diseret pengikutnya ke arah bid'ah. padahal hal ini kalau kita baca dari karya sunan mbonang dalam het book van mbonang ,sunan mbonang sangat menjaga supaya umat islam menjaga agar tidak terjerumus ke arah Takhayul, Bidah, dan Khurofat, maka sangat aneh ketika para penulis sejarah walisongo menggolongkan sunan mbonang kedalam sunan aba'ah.
seperti kita ketahui kisah - kisah wali di tanah jawa banyak di temui kisah-kisah yang berbau takhayul, dari sunan giri yang punya pena bisa mengeluarkan lebah, sunan mbonang yang dari tongkat yang ditancapkan dipantai bisa mengeluarkan buku yang hilang tenggelam ke laut, sunan kalijogo yang bisa terbang, bahkan pembangunan masjid demak yang menjadi simbol kebesaran umat islam saat itu tidak lepas dari kisah takhayul yaitu bisa dibangun dalam satu malam dan ada salah satu tiangnya yang terbuat dari tatal.
hal ini kalau tidak diluruskan akan membuat generasi muda kita akan terjebak ke dalam pemikiran sempit, meninggalkan arti perjuangan, karena semua bisa diaraih dengan cara iinstan. bandingkan dengak kisah Nabi S.A.w yang harus dilempari batu di taif dan berdarah-darah, atau ketika terjadi perang uhud dimana nabi sempat terluka. selama ini kita selalu disajikan kisah dimana para wali selalu sakti mandraguna, tidak mempan senjata tajam apapun. hal ini tentu sangan mengherankan karena nabi saja bisa terluka masak hanya sekelas wali bisa tidak terluka.
oleh karena itu, untuk menghormati para wali dan meneruskan perjuangan mereka, kita harus membersihkan islam di indonesia dari islam sinkretis, islam yang berbau takayul, bid'ah dan khurofat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
13 komentar:
Monggo diluruskan mas, lha yang bener ceritanya seperti apa, mas..?
sunang mbonang satu2nya wali yang meninggalkan karya tulis orisinil...bisa dibaca dibuku het book van mbonang.
Dikit dikit bid'ah,dikit dikit musyrik,,,,salahkah bila para aulia mempunyai karomah yang memang di perlukan pada jaman itu,,kalo Rosululoh dapat membelah bulan itu apa juga takhayul.
Jangan2 ente orang wahabi yang gak percaya karomahnya para wali.
repot kalau wahabi yang ngomong,jangan jangan wali songo dianggap tahayul juga kali...
banyak kelebihan yang diberikan ke nabi Muhammad SAW dianggap tahayul juga kali...
muke ente itu bid'ah gak ada dijaman nabi..
heee ...hee...
bid'ah adalah tambahan dalah hal ibadah mahdhoh, atau wajib, kalau sdalam mualamalah itu terserah masing-masing individu.
kalau membaca sejarah wali songo karomahnya sudah melebihi semua rosul ulu azmi.
Nabi muhammad waktu perang uhud terluka sampai pipinya jebol.
apakah para wali ini lebih hebat daripada umar yang masuk sahabat yang dijamin Nabi masuk syurga.
Nabi mu'jiyatnya untuk membuat kaum musrik percaya bahwa dia utusan Alloh, bukan untuk diri sendiri. nabi di taif dilempari batu sampai berdarah dan harus sembunyi.
seharusnya kita belajar bagaimana wali itu menyebarkan agamanya dengan manusiawi, kesulitan kesulitannya sehingga sejarahnya berguna untuk generasi masa depan (baca buku misteri siti jenas karya prof . simuh ) biar gak jumud
kata siapa jaman nabi ga ada kesaktian, isra mi'raj yang di lakukan nabi tu hebatan mana coba dengan kebal, ,sebenarnya waktu jaman nabi pernah malaikat turun yang menwarkan supaya gunung t di lempar keorang2 yang ngehina nabi, seandainya nabi mau apa ga mati semua tu, ,jadi wajar lah kalau wali-walinya juga punya kehebatan
ini yang merasa versi yg paling benar sedunia dan akhirat..
kalo gak ditanggapi pasti bawaannya esmosi..!! yoo aku siap dengerin..
yang penting shalat aja dulu yang khusyu, gak usah comment bid'ah dulu. he...
weee Mas,,, soal Nabi Muhammad berdarah-darah waktu perang itu karena manusiawi.. jangan menyuplik secara sembrono. para wali juga punya lemah tapi mereka adalah para wali Allah yang pasti punya karomah. mengingkari karomah adalah kufur. soal bobobtnya, Anda mengatakan bahwa karomah para wali melebihi para Nabi itu adalah sebuah kebodohan yang mutlaq. mukjizat Nabi Muhammad Alqur'an adalah mukjizat terbesar sepanjang jaman. saya kira Anda menilai sesuatu dari luar saja, padahal yang paling penting adalah eksistensinya. ukurlah hal tersebut dengan iman bukan hanya dengan penglihatan mata belaka.
Setuju. . .
Ente hnya melihat dr segi ksaktian'y...beliau it sma" mempunyai tjuan yg sama...menyebrkn agama islam..
Anda hanya mengandalkan ilmu akademis,akal,logika yang anda bangga-banggakan.ojo ngaji syari'at bloko...biar ga'sok pinter sok bener sendiri biar anda lebih bijaksana menyikapi kisah para penyebar agama islam
Masalah karomah mrupakan mslh supranatural yg erat hub dg rasa jd jika tdk merasakan, melihat, mendengar dan mengalami sendiri memang kesanx terlalu dibuat2..sdgkn orang yg mngatakn takhayul bid'ah n sesat kr ilmux blum nyampek shg mana mungkin bisa merasakan n mengalamix sndr...bukti pling gmpang aja ada mayyit yg msh utuh dg kafanx walau dah tahunan bhkn puluhan tahun terkubur..apakah itu bukan karomah? So jgn alergi dg hal2 yg berbau karomah..
Posting Komentar