Pemerintah menegaskan BBM tidak akan naik, tetapi Pemilik mobil ber plat hitam per 1 april diwajibkan menggunakan BBM non Subsidi.hal ini akan menimbulkan dampak yang lebih besar, karena jika dihitung ketika BBM bersubsidi dinaikkan 50% sekalipun harganya tidak akan lebih mahal daripada BBM non Subsidi.
dampak pertama adalah naiknya harga sembako
Saat ini masih banyak kendaraaan pengangkut Sembako di pedesaan masih menggunakan mobil berplat hitam, begitu juga untuk mobil-mobil pengangkut panen, dan kendaraan pribadi pengangkut hasil panen ke pasar. Dengan diharuskannya mereka menggunakan BBM Non subsidi maka harga barang pasti akan dinaikkan untuk menutupi biaya transport.dan sampai saat ini angkutan umum yang ber plat kuning hanya ada di perkotaan, di pedesaan angkutan umum adalah mobil ber plat hitam yang disuplap menjadi angkutan umum karena memang tidak ada mobil angkutan umum yang disediakan pemerintah.
dampak keedua adalah tidak adanya stabilitas harga.
karena BBM Non subsidi mengikuti harga pasar maka ketika terjadi lonjakan harga minyak dunia maka semua barang dan jasa pasti juga akan naik.
dampak ketiga adalah membanjirnya kendaraan roda 2 dijalanan
dengan masih diperbolehkannya kendaraan roda 2 menggunakan BBM subsidi maka diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengendara sepeda motor dijalan, yang mana sejauh ini sepeda motor merupakan penyumbang terbesar kecelakaan.
jadi dengan berbagai dampak yang akan ditimbulkan pembatasan ini hanya akal-akalan saja karena pemerintah seakan akan menolong rakyat kecil, tetapi sebenarnya ingin mengurangi angka kemiskinan dengan membunuh rakyat miskin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar