multimedia SMK

Kata sakti yang kehilangan makna

Ada beberapa kalimat yang sangat penting dalam islam yang mulai pudar penggunaanya dalam era islam sekarang. Kita pasti tau betapa sulitnya rosululloh mengislamkan abu tholib, paman sekaligus pelindung dalam dakwah beliau pada masa awal islam. Tetapi sampai abu tholib meninggal beliau tidak mau membaca syahadat.
Kita juga tau betapa kerasnya abu jahal dan abu lahab, pama nabi dalam memusuhi islam. Bukan karena mereka tidak percaya pada kerasulan Muhammad tetapi lebih kepada mereka tidak mau karena konsekwensi mengucap syahadat. Abu jahal dan abu lahab tau jika mereka mengucap syahadat mereka harus meninggal kan kehidupan yang selama ini mereka jalankan, dan berganti dengan kehidupan yang baru. Mulai dari kekuasaan, pandangan hidup dan pola pikir.
Abu jahal abu lahab dan abu tholib adalah orang yang percaya pada kenabian Muhammad tetapi mereka enggan mengucap syahadat karena tau konsekwensinya, yang menjadi pertannyaan adalah apakah kita yang sudah mengucap syahadat, mungkin sudah puluhan kali tau konsekwensinya. Yang ironis adalah banyak diantara kita yang mau mengucap syahadat walaupun tidak tau maksud dan maknanya, sudah mirip burung beo, apa yang diucapkan orang kita ikut saja tanpa tau arah dan maksudnya. Dan tidak mau memikirkannya.
Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akal atau pikiran. Kalau kita sudah tidak mau berfikir apa bedanya kita dengan binatang, bukankah dengan begitu kita jadi binataang yang bisa berbicara. Dan bukankah tanda-tanda kiamat adalah adanya binatang yang dapat berbicara????.

0 komentar:

Posting Komentar