Kemarin pulang kerja aku maen ke tempat sahabatku, tetapi sayang dia belum pulang kerja. aku hanya bertemu dengan bapak dan ibunya. mulai dari tanya kabar kenapa saya jarang main kesana, sampai akhirnya ibu ini curhat soal anaknya dan pacar anaknya.
si ibu ini merasa anaknya sudah dikuasai oleh pacarnya, karena mulai dari belanja harian, anaknya memberikan uang untuk dibelanjakan oleh pacarnya, bukannya uang itu diberikan kepada ibunya untuk dibelanjakan.
dan lagi baru saja anaknya beli rumah dengan cara kredit, padahal si ibu sudah menyiapkan tanah yang diperuntukkan untuk anaknya, tetapi anaknya karena desakan pacarnya tidak mau tinggal ditanah yang disediakan si ibu, maunya tinggal diperumahan,
si ibu sudah tidak mempermasalahkan hal ini, yang jadi masalah adalah kenapa kwitansi cicilan rumah itu dipegang oleh pacarnya. tapi ada yang membuat ibu ini makin risau, setiap seminggu sekali pacar anaknya ini selalu menginap di rumahnya dan tidur sekamar dengan anaknya, ibu ini merasa malu terhadap tetangga karena dia sebagai anggota majelis pengajian malah anaknya berlaku begitu. dia sudah menyuruh anaknya cepat saja menikah tetapi pacar anaknya malah tidak mau, katanya belum siap menikah. sampai suatu saat si ibu ini yang sedang menonton sinetron dengan anaknya dan pacar anaknya yang bercerita tentang pergaulan bebas, dia mengomentari apa yang dilihatnya dan memberi tau anaknya dan pacarnya, dan dijawab anaknya dengan kasar, si ibu ini langsung masuk kamar dan menangis, dan berucap dalam hati
"aku senang anakku jadi orang yang berhasil, karena memang itu do'a ibu, tetapi ibu tidak ridho jika anakku menjadi anak yang tidak menghargai orang tuanya seperti ini."
aku dengarkan curhat si ibu tanpa komentar apapun karena badanku merinding, dan saat ibu bilang tolong aku memberi tau anaknya karena saya adalah sahabatnya bahwa jalan yang dilakukan selama ini tidak disukai ibunya, dan entah kenapa, sejak kejadian ibu itu menangis, ada saja masalah dengan pekerjaan teman saya ini. apakah ini ada hubungannya?. WAllahualam bishawab.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
6 komentar:
kok aku jadi keinget "ridha Allah ada pada ridha kedua orang tua". dan aku percaya.
wuih..durhaka sekali temenmu mas..iya tuh,,dibilangin,sebelum nyesel ntar..semoga kita bukan termasuk orang2 spt itu yah..
sungguh mulia hati seorang ibu...selalu mendoakan anak (buah hati) nya yang baik-baik akan masa depan buah hatinya itu,,,
owh ibu...jadi kangen ibunda...hihi
@ oelpha : aku pas dicurhati yo mung meneng, wakku mrinding, opo maneh pas ibuke nyumpah, langsung lemes awakku. trus kelingan wong tuwaku, trus semalem mbrebes mili
@mbak indah : ya...aku nyari waktu yang pas, karena iki masalah serius, takutnya dia tersinggung malah menjauhi aku, malah bubar persahabatannya
Merinding bacanya, memang Doa itu pasti di hijabbah sama Allah...
@maslie : ia mas...padahal walaupun kita lagi sholat sunah, trus ibu manggil lebih baik kita menemuinya.
Posting Komentar