multimedia SMK

bangsa kuli

dan sejarah akan menulis disana, diantara benua Asia dan benua Australia, antara lautan Teduh dan lautan Indonesia, adalah hidup suatu bangsa yang mula mula mencoba untuk hidup kembali sebagai bangsa. Akhirnya kembali menjadi satu kuli diantara bangsa bangsa – kembali menjadi een natie van koelies, en een kolie onder de naties. “
( Soekarno – Tahun Vivere Pericoloso – 1964 )

sepertinya ramalan Ir. Soekarno ini sudah menjadi kenyataan,

bangsa ini kembali menjadi kuli, setelah menjadi kuli dari belanda dan jepang. mental kuli yang selalu memberi upeti kepada tuannya masih terbawa sampe sekarang, malah kata hadiah yang merupakan memberi karena kepuasan berubah menjadi memberi karena menginginkan sesuatu. lihat saja yang terjadi di tubuh POLRI, institusi yang jadi harapan tegaknya hukum, beberapa pejabatnya tersandung kasus "hadiah", hal sama juga terjadi di kantor pajak.

bukan cuma perilaku yang masih terbawa, kata-kata pun demikian, apa bedanya kata bangsat yang diucapkan si poltak yang anggota DPR dengan anjing, babi, dan jangkrik yang diucapkan preman pasar, toh sama-sama binatang.

bangsa ini dulu pernah disegani, tidak ada negara lain yang berani macam-macam, tetapi sekarang kita memulangkan koruptor dari negara kecil seperti singapura saja tidak mampu. suatu saat negara lain sudah sampai bulan bangsa ini masih ribut berdebat duluan mana ayam dan telur.


4 komentar:

iyem mengatakan...

pertamaxxxxxxxxxxxxx


ku baca lho mas.. tapi dikit-dikit,
:D

Anonim mengatakan...

keduaaaxxx gan....

ku juga baca lho mas.. tapi dikit-dikit,
:D

Maslie mengatakan...

Kulinya kaya-kaya Gan, bisa "numpang kencing" di Singapura. Tidak ada di negara mana pun di dunia ini....

Anonim mengatakan...

:iloveindonesia:

Posting Komentar