ketika melihat pembajak sawah yang menggunakan sapi, pasti kita sering dengar teriakan-teriakan dari sang pembajak kepada sapinya untuk memberi semangat dan mengarahkan jalannya. tidak jarang kalau sang sapi masih lesu dan tidak bergairah(apa sich....) atau jalannya tidak terarah sang pembajak mengeluarkan pecut (cemethi) untuk mencambuknya. bukan dengan maksud menyakiti tentunya tapi untuk meluruskan jalanya.
kita sebagai manusia kadang kadang juga terlena dalam kehidupan, berjalan di kehidupan dengan pontang panting tanpa arah yang jelas sampai nyasar. lupa dari jalannya yang sebenarnya sehingga butuh di teriaki (bukan teriak maling.....maling..) dan perlu di cambuk(bukan karena main kuda lumping). diteriaki karena kalau diberi tau pelan-pelan sudah tidak terdengar(bolot), dicambuk karena kalau cuma dicubit sudah tidak terasa (kulit badak)macam-macam cara Tuhan untuk mencabuk dan meneriaki kita, bisa dengan musibah (putus kolor eh...putus cinta misalnya), bencana (dicarikan ganti oleh pacar eh..putus juga yach) juga penyakit (sakit hati karena putus).makanya setiap menerima musibah atau bencana sebaiknya kita segera introspeksi diri (ngilo githok e dewe) apa yang salah pada diri kita.
kita sebagai manusia kadang kadang juga terlena dalam kehidupan, berjalan di kehidupan dengan pontang panting tanpa arah yang jelas sampai nyasar. lupa dari jalannya yang sebenarnya sehingga butuh di teriaki (bukan teriak maling.....maling..) dan perlu di cambuk(bukan karena main kuda lumping). diteriaki karena kalau diberi tau pelan-pelan sudah tidak terdengar(bolot), dicambuk karena kalau cuma dicubit sudah tidak terasa (kulit badak)macam-macam cara Tuhan untuk mencabuk dan meneriaki kita, bisa dengan musibah (putus kolor eh...putus cinta misalnya), bencana (dicarikan ganti oleh pacar eh..putus juga yach) juga penyakit (sakit hati karena putus).makanya setiap menerima musibah atau bencana sebaiknya kita segera introspeksi diri (ngilo githok e dewe) apa yang salah pada diri kita.
2 komentar:
dadi kelingan pas isih cilik, dipecut bapak mergo ra tau mulih, dolan terus.....
Warok kae yo padha nggowo pecut :D
Posting Komentar