multimedia SMK

prita dan manohara

beberapa hari ini berita yang muncul di televisi hanya kasus mbak prita dan manohara.berita tentang pemilu presiden yang menentukan nasib bangsa 5 tahun kedepan hanya mendapat tempat yang sedikit.dua kasus yang sama-sama menyesakkan. kasus seperti yang dialami prita, sebenarnya sudah sering kita dengar, seperti kejadian mall praktek di beberapa RS. tetapi tidak sempat terekpos lama. prita laen, dia tetap menuntut pemeriksaan hasil labyang memang menjadi haknya. sepertinya pemerintah harus lebih mawas dalam hal ini.untuk kasus manohara sebenarnya tidak jauh dari kasus-kasus penyiksaan majikan terhadap para TKI kita di luar negeri. yang membuat kasus ini membesar ya karena manohara seorang model dan yang jadi tersangka adalah putra kerajaan di malaysia.sekiranya prita bukan seorang yang melek teknologi, pasti hal ini tidak akan ketahuan.sayangnya setiap orang yang ingin mendobrak kebobrokan suatu sistem yang sudah berjalan sekian lamapasti akan mendapatkan ganjalan yang sangat berat. munir sang pejuang HAM wafat dan sampai saat ini tidak beres kasusnyadan prita yang memperjuangkan haknya malah dianggap mencemarkan nama baik, dan ditahan pula.sungguh mengenaskan melihat keadaan ini. disaat kita masih dalam masa reformasi, yang intinya adalah perjuangan untuk bebas berpendapat, saat ini kita mulai dibungkam dengan undang-undang yang baru muncul. apa perlu kita kembali kedunia surat menyurat lagi.untuk kasus manohara, itu menjadi contoh betapa tidak berdayanya TKI kita (walau manohara bukan TKI)terus..bagai mana duta besar negara kita yang kita taruh disana. duta besar yang lama malah ada yang tertangkap kasus korupsi. padahal kalau korupsinya seorang duta besar berarti makan uang rakyatyang sudah harus susah-susah mencari makan di negeri orang..lha kok tega..
dah ah...dikit aja..ntar dikira mencemarkan nama baik malah dipenjara

1 komentar:

Anonim mengatakan...

ngati-ngati yo mas.... opo wedhi he..he... sing penting nuruti " kata hati " :)

Posting Komentar